Postingan

Maling dan Hantu

Maling mengintai rumah saya. Saya terbangun karena suara-suara tidak biasa dan terdengar mencurigakan yang berasal dari pekarangan rumah. Dari jendela kaca kamar, saya mengintip ke luar. Sekelebat bayangan di kegelapan malam membuat saya terkejut. Ternyata beneran maling. Tamu tak diundang itu terlihat bergerak-gerak di depan pagar rumah. Tanpa pikir panjang, saya langsung teriak: Maliiiing! Tak ada respon. Saya berharap agar teriakan saya membuat warga sekitar, minimal tetangga terdekat, langsung berlarian keluar rumah, ternyata sia-sia. Saya berlari keluar dari kamar, menuju ruang tengah, dan mengecek pintu utama. Ternyata sudah dalam kondisi terbuka sedikit. Begitu juga dengan pintu teralisnya, saya dapati dalam keadaan tidak terkunci. Apakah mereka baru mau menyatroni rumah atau sudah selesai melancarkan aksinya? Saya berteriak sekali lagi: maliiiiing! yang diteriaki maling malah bergeming, tetap santai beraktivitas di depan pagar seolah memastikan kembali tind...

Cicak Juga Minum Susu!

Hmm.. Akhirnya skandal penggerogotan penutup susu kental manis itu terbongkar juga. Terbukti sekarang, cicak-lah pelakunya, bukan tikus atau Mr. X seperti yg kubilang kemarin. Tadi siang, si cicak tertangkap basah sedang menjilati dua lubang sisa tumpahan susu di kaleng susu cokelatku. Ternyata cicak juga minum susu. Belum sempat diinterogasi apalagi ditahan, si cicak sudah lari terbirit-birit, menghilang di sudut sempit.  Ih, tak terbayang sekaleng berdua sama cicak. Ah, kalau tahu dari dulu sudah kubuang susu itu. Mulai sekarang, cicak, kau tak akan bisa menikmati susu cokelat itu, karena aku akan menyimpannya di lemari es. Kalau mau juga, BELI SENDIRI. (Disadur dari Catatan dalam akun Facebook-ku yang di-hack, diposkan tanggal 12 April 2010)

Bahagia Versi Saya

Gambar
Sebelum saya mulai bercerita, saya ingin bertanya: Sudah bahagiakah Anda hari ini? Saya senang Anda menjawab “Ya”. Saya hanya ingin memastikan bahwa Anda sedang merasa bahagia atau berada dalam suasana hati yang baik ketika membaca tulisan ini. Tapi apabila Anda sedang tidak merasa bahagia, ya tidak apa-apa, barangkali tulisan ini bisa membantu membuat Anda merasa bahagia. Tapi kalau Anda tidak kunjung bahagia, mohon jangan salahkan saya, ya? Karena saya tidak bisa membahagiakan semua orang, kan?  Sebenarnya bahagia itu apa sih? Bagaimana caranya agar kita selalu bahagia? Wah.. saya tidak bisa menjelaskan hal ini karena definisi bahagia dan cara masing-masing orang merasa bahagia itu barangkali tidak sama. Saat ini saya hanya ingin bercerita tentang bahagia versi saya. Saya setuju dengan keyakinan bahwa bahagia adalah pilihan. Ketika manusia dihadapkan pada persoalan kehidupan dengan segala kerumitannya, sebagian mungkin tetap bisa tersenyum dan bahagia akan tetapi...

Hidup Adalah Sengsara

Gambar
Hidup adalah sengsara, kata seorang teman. Segala sesuatu yang enak pasti tidak baik. Sebaliknya, yang nggak enak itu bagus buat kita. Makan... enak, tapi nggak bagus bagi manusia. Karena makanan, orang jadi menderita kolesterol, kanker, usus buntu, dan berbagai gangguan kesehatan lainnya. Tidur enak, tapi efeknya orang jadi malas-malasan dan nggak produktif. Mengonsumsi narkoba... hmm... enak (kata mereka), tapi efeknya merusak tubuh dan menghancurkan masa depan. Lantas yang bagus buat manusia apa? Ya, yang nggak enak. Kerja... nggak enak, bikin capek, menguras pikiran dan tenaga, tapi bagus bagi manusia. Karena bekerja, misalnya menyapu ruangan, ruangan jadi bersih. Karena bekerja, kebutuhan hidup bisa terpenuhi. Sekolah, nggak enak. Membosankan, siswa dituntut belajar terus dan harus dapat nilai tinggi agar lulus. Tapi efeknya bagus. Kita menjadi cerdas dan kaya akan ilmu pengetahuan. Nge-gym nggak enak, bikin badan sakit-sakitan. Pada mulanya sih iya, namun bagus bagi tubuh. T...

Abang Ganteng

Gambar
“Abang ganteeeeng…,” aku kaget mendengar ada yang menyapaku. Aku menoleh ke kanan, ternyata dari dua orang wanita. Aku hanya membalas dengan senyuman seadanya, lalu terus berjalan mencari sebuah alamat. Siang itu aku hendak menuju lokasi pesta pernikahan adik sepupuku, Lydia Fristina. Mamaku dan mamanya beradik kakak. Aku memanggil mama Lydia dengan panggilan One. Lydia, anak One, menikah hari ini, dengan seorang pria asal Pekalongan, Jawa Tengah. Sudah tiga kali aku berkunjung ke rumah One. Pertama kali saat aku ada urusan ke Jakarta, tahun 2010 silam. Kedua, pada saat aku tinggal di Bandung, dan yang terakhir saat Wenny, anak kedua One, menikah pada tahun 2011. Sudah empat tahun aku tak ke sana. Lupa? Iya. Yang aku ingat, One tinggal di Kranji, Kota Bekasi. Aku naik kereta dari Stasiun Juanda dan turun di Stasiun Kranji. Sampai di sana aku bingung alamatnya di mana ya? Yang kutahu cuma Kranji, dan Kranji itu luas. Aku coba ingat-ingat kembali. Kalau tak salah dulu kalau ke rumah...

Jalan Panjang Menembus Lapangan Banteng

Gambar
Kali ini saya akan berbagi cerita tentang pengalaman mengikuti seleksi tes Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2014. Berikut tahapan-tahapan yang saya lalui: 1.      Seleksi Administrasi Online           Pada saat itu saya melakukan registrasi online mulai tanggal 25 Agustus 2014. Disarankan untuk selalu aktif memantau informasi pembukaan penerimaan CPNS dan baca dengan baik jadwal registrasi online, berkas yang mesti dipersiapkan, dan lain-lain. Pada tahun 2014, diwajibkan melakukan registrasi online di http://panselnas.menpan.go.id atau website Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Setelah itu, kita akan mendapatkan nomor registrasi yang akan digunakan untuk melakukan registrasi online berikutnya, yaitu di http://rekrutmen.kemenkeu.go.id atau website Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ingat, baca petunjuk pengisi...

Kucing Sudah Beranak Pula

Kucing di rumah sudah beranak pula. Patutlah bertambah banyak suaranya mengeong-ngeong. Tapi induk kucing ini bertanggung jawab pula rupanya. Mengeong-ngeong dia padaku, berharap aku kasih dia makan, dan diolah jadi makanan untuk anaknya yang mengeong-ngeong kelaparan.  Beda sama manusia sekarang. Manusia kalau sudah melahirkan anak, kadang dia tinggalkan saja anak di tepi jalan, malah dimasukkan dia ke dalam kardus, tidak mau dia mengurus.  Kucing saja tidak seperti itu. Kalau pun anaknya dimasukkan ke dalam kardus, induknya ikut juga masuk ke dalam kardus. Di sana mereka tinggal, di rumah kardus itu. (Disadur dari Catatan dalam akun Facebook lamaku yang di-hack, diposkan pada tanggal 11 Maret 2010).